Bank Keliling yang Membawa Korban pada Masyarakat Kresek
Bank keliling atau yang lebih dikenal dengan sebutan bangke merupakan salah satu layanan masyarakat dalam bidang jasa untuk meminjamkan sejumlah uang atau barang yang diberikan oleh individu atau sekelompok orang kepada masyarakat.
Bagi masyarakat menengah ke bawah, bank keliling bukan hal yang asing. Saat ini, tak sedikit yang menggunakan jasa bangke untuk membantu mereka saat membutuhkan biaya cepat tanpa agunan bernilai tinggi. Namun, dampak negatifnya adalah persentase bunga pengembalian terlalu tinggi, sehingga biaya pengembalian berlipat-lipat dan membuat peminjam tidak sanggup untuk mengembalikan uang pinjaman yang telah disepakati. Hal tersebut menjadi perhatian pejabat daerah setempat untuk menertibkan bangke agar tidak merugikan warga masyarakat Desa Kresek.
Kepala Desa Talok, Bunyamin pun mengatakan, keberadaan bank keliling sudah meresahkan warga talok. Kepolisian daerah kresek akan menindak usaha koperasi simpan pinjam (kosipa) atau bank keliling ilegal di wilayahnya. Penindakan itu dilakukan seiring terjadinya aksi penganiayaan terhadap seorang warga Talok berinisial “S” oleh sekelompok oknum pegawai bank keliling di Kecamatan Kresek pada Selasa (21/5/2024) pukul 10:30 WIB.
Oknum pegawai melakukan penagihan kepada pihak peminjam dengan cara-cara seperti yang dilakukan penagih pinjaman online (pinjol). Sekelompok warga menyampaikan bahwa terkadang pegawai bank keliling mengeluarkan kata-kata yang kurang menyenangkan kepada para nasabahnya. “Bukannya memberikan solusi yang terbaik, justru menambah masalah bagi para nasabah dan keluarganya”, tuturnya.
Kepala Desa Talok mengimbau dengan tegas agar penyelenggara usaha bank keliling tidak masuk ke wilayahnya. Jika masih ditemukan, Kepala Desa Talok akan menindak tegas dan memproses secara hukum sesuai undang-undang yang berlaku. Hal tersebut dilakukan agar warga masyarakat Desa Talok menghindari meminjam pada bangke jika hanya untuk kebutuhan konsumtif, begitu pula dengan kebutuhan produktif, sebab pemerintah daerah Kecamatan Kresek sudah menyediakan dana simpan pinjam untuk para pelaku usaha UMKM dengan bunga yang serendah-rendahnya. Hal tersebut sejalan dengan harapan besar warga masyarakat Desa Talok agar mendapatkan bantuan kepala daerah untuk menyediakan jasa simpan pinjam bagi warga sekitar yang membutuhkan pinjaman darurat denggan bunga rendah, tanpa harus mengunakan jasa pinjaman pada bank keliling.
Penulis: Aan Aeni
Editor: SD
Nomor: PR/13/IX/Kec.Krs/2024
Berita Lainnya
-
31 Jul 2026
Konsisten Berikan Pelayanan Prima, Kecamatan Kresek Pertahankan Predikat "Sangat Baik" dalam IKM Tiga Tahun Terakhir
KRESEK – Pemerintah Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, terus membuktikan komitmen dan dedikasinya dalam memberikan pelayanan ...
-
16 Jul 2026
Sinergi UNJ dan Kecamatan Kresek Tingkatkan Kapasitas Guru dan Pelaku UMKM melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat
TANGERANG – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta ...
-
11 Sep 2025
Maulid Nabi & Istighosah di Aula Syeikh Astari: Mengetuk Pintu Langit untuk Memperbaiki Diri dan Negeri
KRESEK – Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Pemerintah Kabupaten Tangerang Kecamatan Kresek menyelenggarakan ...
-
03 Sep 2025
Camat Kresek Salurkan Bantuan kepada Warga Korban Atap Rumah Roboh di Desa Renged
KRESEK – Pemerintah Kecamatan Kresek pada hari ini, Rabu (3/9/2025), menyalurkan bantuan sembako kepada Bapak ...
-
04 Sep 2024
Lingkungan Masyarakat Pasar Kresek Menyajikan Kuliner yang Tidak Biasa
Pasar Kresek merupakan pusat pertemuan dari berbagai wilayah mulai dari perbatasan Kabupaten Serang dan Kabupaten ...