Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
04 Sep 2024 2,516 pembaca ADMIN Kresek

Lingkungan Masyarakat Pasar Kresek Menyajikan Kuliner yang Tidak Biasa

Pasar Kresek merupakan pusat pertemuan dari berbagai wilayah mulai dari perbatasan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang, Kecamatan Gunung Kaler, Kecamatan Mekar Baru, bahkan dari wilayah Tanara. Karena letaknya yang strategis ini, banyak masyarakat sekitar pasar memanfaatkannya untuk melakukan niaga, di antaranya usaha kuliner, utamanya pada malam hari. Kuliner yang disajikan di sekitar pinggiran jalan pasar Kresek ini adalah makanan-makanan yang tak biasa. Mengapa demikian?

Kue Apem Putih Kue Apem Gula Merah

 

Sebagian besar warga Kresek mengenal makanan-makanan khas Kresek, seperti tembelor (jajorong), undur-undur, dan baso ulek. Namun, kini makanan-makanan ini langka ditemukan di pasar malam Kresek. Kuliner yang disajikan di pasar malam Kresek adalah kuliner kekinian, seperti baso bakar, mie jebew, es teh jumbo dan lain sebagainya. Ini yang menjadi perhatian para pedagang makanan khas Kresek yang mulai tergusur oleh makanan-makanan kekinian yang lebih banyak diminati oleh para remaja dan khalayak ramai. Tidak hanya di pasar malam Kresek, ternyata di pasar pagi wilayah pasar Kresek pun yang ramai diminati dan digandrungi oleh para pemuda yang berolah raga pada Minggu pagi adalah makanan/kulineran kekinian, seperti cilor, cimol, dan donat lumer.

Sayangnya, para pembuat makanan khas Kresek kini sudah jarang ditemukan di wilayah Kresek, mungkin karena tidak populernya kuliner khas Kresek ini di mata orang-orang Kresek sendiri. Mengapa hal ini bisa terjadi? Mungkin karena kurangnya kordinasi dari pihak-pihak terkait. Dan bagaimana caranya agar kuliner khas Kresek bisa digandrungi kembali oleh para pecinta kuliner, terutama di wilayah sekitaran Kresek? Jawabannya ada dalam benak kita masing-masing apakah kita akan melestarikan atau justru meninggalkannya tanpa adanya regenerasi di masa depan. Hal ini pastinya sangat disayangkan oleh warga yang ada di sekitar Kresek jika nanti makanan khas Kresek ini tidak ada lagi di masa yang akan datang.

Kue Jajorong

 

Penulis: Ma’ruf Afandi

Editor: SD

 

Nomor: PR/15/IX/Kec.Krs/2024

 






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.